Antisipasi Macet Libur Panjang

CERITA ‘kelam’ tentang libur panjang terjadi pada Desember 2015 lalu. Libur panjang dide? nisikan sebagai libur minimal tiga hari atau lebih di waktu berurutan. Ketika itu ada libur panjang selama lima hari yang merupakan rangkaian libur Maulid Nabi Muhammad dan Natal bersamaan dengan libur sekolah.

Karena antisipasi nihil, yang terjadi ialah kemacetan total hampir di semua ruas tol dan jalan nasional nontol di Pulau Jawa. Dengan becermin pada kejadian itu, libur panjang mesti mendapat perhatian serius.

Apalagi libur serupa akan banyak ditemui sepanjang 2016. Yang terdekat dari sekarang ialah libur mulai Sabtu (6/2) hingga Senin (8/2) yang merupakan hari libur perayaan Imlek. Kepala Badan Litbang Kementerian Perhubungan Elly Adriyani Sinaga mengakui pelajaran utama dari kemacetan luar biasa di akhir Desember itu ialah bahwa regulator di bidang transportasi tersebut harus mengantisipasi libur panjang lebih serius.

“Kita kurang memikirkan pada saat yang sama terdapat libur anak sekolah,” katanya pada sebuah diskusi yang membahas antisipasi kemacetan saat libur di Jakarta, pertengahan bulan lalu. Karena itu, di waktu-waktu mendatang, Elly menegaskan pihaknya akan lebih meningkatkan kerja sama dan sinergi dengan lembaga lain agar tidak kecolongan lagi.

Hal itu diamini Kasubbid Lalu Lintas Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Harno Trimardi pada kesempatan yang sama. Ia menawarkan upaya mengantisipasi kemacetan saat libur panjang melalui kerja sama dengan Korlantas Polri dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk melakukan rekayasa lalu lintas pada tol maupun nontol.

Kepala Bidang Manajemen Operasional dan Rekayasa Lalu Lintas Korlantas Mabes Polri Darto Juhartono menyebut lembaganya sedang menyiapkan prosedur operasi standar yang terintegrasi lintas sektoral dan kewilayahan. Penyusunan melibatkan dinas perhubungan, polres, dan polsek. Time window Secara teknis, untuk antisipasi itu, Harno mengatakan Kemenhub akan mendorong pengunaan e-ticket untuk pembayaran tol.Lalu integrasi antar pengelola jalan tol demi memangkas antrean di pintu tol. Untuk jalan nontol, Harno mengusulkan optimalisasi dengan rambu pendahulu petunjuk jurusan (RPPJ), khususnya yang menunjukkan arah kota utama dan tempat wisata.

Fakta lain yang dicermati ialah penumpang angkutan umum turun 22% saat libur panjang, Desember lalu. Karena itu, perlu peningkatan peran angkutan umum sebagai salah satu upaya pengalihan penggunaan kendaraan pribadi ke angkutan umum.

Di sisi lain, perlu pengaturan pengoperasian angkutan barang yang selektif. Di satu sisi truk ikut menyumbang kemacetan karena kerap kelebihan kapasitas dan berjalan di bawah kecepatan minimal, tapi pengoperasiannya juga harus dijaga untuk menghindari gangguan distribusi barang.

Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia Danang Parikesit menyoroti arus lalu lintas kendaraan yang naik 300% saat libur panjang. Peningkatan itu bisa menjadi petunjuk antipasi kemacetan. “Time window bisa digunakan untuk mengambil tindakan yang diperlukan,“ paparnya. (E-1) Media Indonesia, 4 Februari 2016, Halaman 18

Merintis Usaha Travel Pekanbaru Payakumbuh

Merintis sebuah usaha transportasi angkutan umum memang tidak mudah dan dibutuhkan modal usaha yang besar. Sebab seorang pengusaha yang memulai bisnis transportasi angkutan umum seperti travel Pekanbaru Payakumbuh dituntut memiliki modal yang besar untuk menyediakan beberapa unit mobil yang digunakan.

Ditambah lagi dengan biaya promosi ketika usaha baru didirikan, karena brand usaha belum dikenal oleh konsumen. Jika melirik rute Pekanbaru Payakumbuh atau sebaliknya kita perlu menganalisa prilaku konsumen. Sebab setiap daerah konsumen memiliki keinginan dan kebutuhan yang berbeda sesuai dengan pendapatan masyarakat.

Kemudian kita juga wajib menganalisa daerah yang potensial, apakah daerah tersebut merupakan daerah tujuan wisata atau daerah bisnis. Jika melihat rute Pekanbaru Payakumbuh ini merupakan daerah wisata namun dengan jarak trayek yang dekat. Sebaiknya jika pengusaha travel membuka trayek Pekanbaru payakumbuh alangkah baiknya langsung menuju Kota Bukittinggi. Agar rute lebih panjang dan konsumen yang dilayani juga semakin banyak.

Merintis usaha travel Payakumbuh Pekanbaru sebaiknya dimulai dari kecil dahulu dengan menyediakan unit mobil seperti Daihatsu Luxio, Suzuki APV, Isuzu Panther, Toyota Innova. Sebab unit mobil tersebut biaya operasional dibandingkan dengan tarif masih dapat tertutupi. Sebab angsuran kredit mobil dan biaya operasional perusahaan wajib diperhitungkan, sebab tarif travel pekanbaru payakumbuh tahun 2015 ini dibanderol Rp 100.000 untuk sekali keberangkatan dengan isi 6 orang penumpang.


Agen Online Travel Pekanbaru memberikan informasi dan reservasi online bagi anda yang membutuhkan travel Pekanbaru Payakumbuh atau sebaliknya. Dan anda akan langsung berhubungan dengan PO Travel Resmi Payakumbuh Pekanbaru dengan menggunakan armada Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero.

PEKANBARU, RIAU Pengadaan Mobil Dinas Rp70 Miliar Dibatalkan

PEMPROV Riau akhirnya mem batalkan proyek pengadaan mobil dinas untuk pim pinan dan anggota DPRD Riau serta pejabat eselon II dan III. Proyek bernilai Rp70 miliar lebih itu sempat ditentang banyak kalangan masyarakat.

Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengakui pembatalan ini karena de sakan dari publik yang menilai pengadaan tersebut sebagai pemborosan uang rakyat.

“Selain itu, ini juga bagian dari komitmen kami untuk menghemat penggunaan anggaran biaya tidak langsung serta mengalokasikan lebih besar dana bagi kepentingan yang dirasakan langsung masyarakat,” tu turnya, kemarin.

Ia menyadari pengadaan mobil dinas untuk unsur pimpinan DPRD Riau haruslah sesuai ketentuan serta tidak boleh lebih mewah dibandingkan kepala daerah.Dalam rencana, Ketua DPRD Riau akan menggunakan dua mobil, yakni Toyota Crown Royal Saloon 3500 CC dan Land Cruisser 4000 CC total senilai Rp4,9 miliar.

Selain itu, pihaknya juga akan meniadakan pengadaan mobil dinas untuk 61 anggota DPRD Riau karena tidak ada ketentuan yang memperbolehkan pemerintah daerah melakukan itu.

Rencananya, setiap anggota DPRD akan mendapat mobil dinas seharga Rp407 juta. (BG/N-3) Media Indonesia, 6/11/2014, halaman 13

Lincahnya Delica di Jalur Lintas Sumatra

UNTUK membuktikan keunggulan MPV barunya, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) mengundang wartawan untuk mencoba langsung Mitsubishi Delica dalam Delica's Sumatera Adventure Media Test Drive pada 13-16 Oktober 2014.Rute yang dipilih amat menantang, yaitu Padang - Pekanbaru.

Perjalanan dimulai dari Bandara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatra Barat, dengan etape pertama Padang-Bukittinggi via Solok dan beristirahat sejenak di Danau Singkarak. Di rute itu Delica sudah disuguhi dengan kondisi jalan berliku penuh tanjakan dan turunan curam.

Kesan pertama ialah setirnya yang terasa mantap di berbagai tingkat kecepatan.Tidak terlalu ringan dipadu dengan feed back ideal sehingga kendali kendaraan benar-benar terasa berada dalam genggaman. Iring-iringan enam Delica plus kendaraan pendukung kembali bergerak dengan kecepatan moderat melintasi jalan aspal mulus tapi semakin penuh tantangan. Untungnya kendaraan ini amat mudah diadaptasi.

Ketika melibas tikungan-tikungan berbalik arah hingga 180 derajat dikombinasi tanjakan dan turunan curam, tidak ada efek body roll yang berlebihan.Padahal kendaraan yang dijuluki sport utility MPV ini memiliki ground clearance lumayan tinggi, 190 mm.

Sempat mampir menikmati Sate Padang Mak Syukur yang legendaris di Padang Panjang dan menyikat habis hidangan berenergi tinggi dan jus buah `beroktan tinggi', kami melanjutkan perjalanan menuju industri keterampilan tenun songket UKM Pandai Sikek.

Sejak awal kami terkagum dengan karakter remnya. Walaupun rem sedikit terasa dalam, setiap penambahan pijakan linier dengan bertambahnya kekuatan pengereman. Itu memungkinkan pengemudi mudah melakukan pengereman senyaman mungkin.

Kami tiba di Puncak Lawang yang berketinggian 1.210 meter di atas permukaan laut di Kabupaten Agam. Sayangnya, kabut pekat membuat kami tidak bisa melihat keindahan Danau Maninjau dari sana. Kami pun melanjutkan perjalanan menuju destinasi terakhir di hari per tama, Bukittinggi.

Bisa lembut bisa galak Dari Bukittinggi, kami kem bali menggeber MPV bermesin bensin 4JJ11 S4 MPI SOHC MIVEC (Mitsubishi Innovative Valve Electronic Control System) 2.0 liter dengan output 150 PS pada 6.000 rpm dan torsi 191 Nm pada 4.200 rpm menuju Kota Pekanbaru, Riau.

Kami sempat singgah ke Istana Pagaruyung di Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, sekitar 50 km dari Bukittinggi, sebelum akhirnya bergerak menuju Lembah Arau yang memiliki panorama perbukitan cadas nan indah. Jalan-jalan berlubang di beberapa titik jalur tersebut seakan menjadi arena bagi Delica untuk menunjukkan kenyamanan suspensi, yang terutama terasa di bangku penumpang baris ketiga.

Sayangnya kenyamanan terusik suara speaker yang tidak mampu menangani nada-nada rendah, padahal head unit-nya cukup canggih. Ada koneksi bluetooth, kabel USB, DVD player, navigasi satelit lengkap dengan sound processor untuk mengolah suara surround.

Dari Lembah Arau, berlanjut hingga tiba di indahnya Kelok Sembilan dengan jembatan-jembatan layang yang berdiri gagah di tengah lembah di antara perbukitan nan elok berbalut halimun.

Di jalan lintas Payakumbuh-Pekanbaru, Sumatra Barat, rombongan singgah di Bandrek House untuk mendengarkan pemaparan fitur dan transmisi Delica dari pembalap nasional Rifat Sungkar. Ia memaparkan berbagai teknik terkait dengan teknologi transmisi otomatis 6-Speed CVT INVECS (Intelligent & Innovative Vehicle Electronic Control System) III dengan dua mode pengendaraan, yaitu D dan DS (sport), serta pilihan pengoperasian normal (full automatic) atau manual.

Mode D, kata Rifat, dirancang untuk memberikan performa kenyamanan maksimal. Pada posisi ini, jangan harap kita merasakan sentakan tenaga mesin khas Mitsubishi yang terkenal `galak'.“Saat pedal akselerasi dibenamkan, kendaraan ini mengalami percepatan yang lembut tapi meyakinkan. Ini sangat cocok ketika membawa anggota keluarga.“

Namun, begitu tuas transmisi kami geser ke posisi sport (DS), langsung direspons dengan bergesernya rasio ke `gigi kecil' disertai meningginya putaran mesin. Tenaga mesin langsung terasa tersalur ke aspal dengan karakter lebih solid. Tekanan pada pedal akselerasi terasa lebih spontan dan agresif.

Bahkan jika dirasa masih kurang `galak', kita tinggal mengaturnya secara manual melalui paddle-shift. Bila Anda tidak mau pusing, Anda tinggal bermain di posisi D atau DS tanpa mengutak-atik mode manual dengan `menyerahkannya' pada perhitungan transmisi pintar.

Untuk melewati jalan mendaki, MPV ini memiliki fitur hill start assist (HSA). Dengan fitur HSA, kendaraan akan tertahan dalam beberapa detik sehingga pengemudi punya waktu untuk memindahkan kaki dari pedal rem ke pedal gas tanpa khawatir mobil mundur.

Akhirnya rasa takjub kami menyusut berganti kekaguman ketika mengingat kendaraan ini ternyata juga telah dipersenjatai fitur active stability control (ASC) dan auto stop and go (AS&G) yang dulunya hanya dimiliki sedan-sedan mewah papan atas. (Cdx/S-2) Media Indonesia, 23/10/2014, Halaman : 22-23

Produk Mewah Sasar Kelas Atas

PASAR Tiongkok dipandang potensial bagi penetrasi produk furnitur mewah Indonesia. Hal itu ditunjukkan dengan pertumbuhan ekspor furnitur ke `Negeri Tirai Bambu' yang naik 20,5% selama lima tahun terakhir.

“Produk furnitur untuk konsumen kelas atas menjadi tren pasar di Tiongkok saat ini,“ ujar Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi seusai peresmian gerai House of Indonesia di Shanghai, Tiongkok, akhir pekan lalu.
Menurutnya, animo konsumen Tiongkok terhadap furnitur murah sudah turun.

“Mereka malah tidak mau yang murah. Produk kita di dalamnya terdapat nilai tambah besar.Ada kerajinan Jepara, Yogyakarta, dan Bali. SVLK (sistem verifikasi legalitas kayu) yang kita perkenalkan itu ternyata juga memberikan tambahan nilai kepada produk kita,“ ujar Bayu.

Selain produk mewah, imbuh Bayu, keunggulan furnitur Indonesia juga karena mengedepankan craftmenship, yakni desain khusus sesuai permintaan konsumen. “Hampir separuh ekspor furnitur kita bentuknya ialah konsumen yang punya ide, kita yang mengerjakan,“ ujar Bayu.

House of Indonesia di Shanghai merupakan gerai pemasaran produk keempat yang diinisiasi Asosasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (AMKRI).Gerai sebelumnya di Nanning, Iwu, dan Tianjin sudah diresmikan. “Sebentar lagi mudah-mudahan di Beijing. Swasta yang lebih bergerak. Komitmen mereka tidak akan lebih dari 18 bulan dari sekarang (akan diresmikan),“ kata dia.

Selain furnitur, produk lain yang dipasarkan di House of Indonesia antara lain makanan olahan, kopi, dan batik. Upaya itu dilakukan untuk menggaet konsumen kaya dan superkaya yang saat ini mencapai 1% (14 juta) dari total populasi Tiongkok yang mencapai 1,4 miliar orang.

Sekretaris Jenderal AMKRI Abdul Sobur menambahkan, Shanghai dipilih sebagai lokasi gerai pemasaran lantaran merupakan pusat perdagangan dengan target konsumen ekspatriat di kota itu.

“Targetnya langsung ke pemakai, end-user. Jadi kita potong dua rantai, wholeseller dan rantai retailer. Dari eksportir langsung ke reteller, jadi spread labanya lebih besar, tapi kompensasinya harus sewa tempat,“ jelas Abdul.

Ke depan, pihaknya berencana menambah lima gerai, antara lain tambahan satu lagi House of Indonesia di Shanghai, Beijing, Senzhen, dan Nanning. “Kota-kota ini yang pertumbuhannya paling tinggi,“ pungkasnya. (Aim/Wib/E-4) Media Indonesia, 25/09/2014, halaman 18

Menyatunya Pengendara dan All-New Mazda2

SIRKUIT Tokhaci, Hokkaido, Jepang, pagi pekan lalu itu terasa basah diguyur hujan semalaman. Kami, para jurnalis dari Indonesia, berada di sirkuit ini untuk test drive All-New Mazda2. Sebelum kesempatan itu tiba, sejumlah eksekutif Mazda Motor Corporation memberikan briefing.

All-New Mazda2 sudah terparkir di sirkuit. Warnanya merah marun. Sebagai city car, bodinya compact.Mazda menyebut eksterior All-New Mazda2 sebagai kodo design. “Sebuah mobil hanyalah potonganpotongan baja. Namun dengan kodo design, kami dapat memberikan potongan-potongan baja itu kehidupan,“ kata Ryo Yanagisawa, Chief Designer All-New Mazda2.

Kaca depan lebih tegak, dan a-pillar ditarik ke posisi kabin di atas bagian belakang rangka mobil. All-New Mazda2 lebih kecil 100 mm daripada Mazda3. Dengan bentuk seperti itu, Mazda merekonstruksi gerakan yang sesuai untuk mobil kecil.

Desain lampu depannya terinspirasi oleh mata binatang yang sedang mencari mangsa. Bila dilihat dari tiga perempat mobil tersebut, bentuknya terlihat seperti cheetah berlari¬-kaki belakang mendorong daratan dengan kuat.

All-New Mazda2 menggunakan pelek aluminium berukuran 16 inci mesin. “Bagian bahu yang terangkat tinggi dan fender belakang yang menggembung memperlihatkan akumulasi energi terpusat di sekitar ban belakang. Energi terpendam ini dilepaskan dalam bentuk ledakan pada saat maju. Inilah yang kita sebut dengan pouncing motion,“ tambah Yanagisawa.

Tepat pukul 10.00 waktu setempat, test drive di lintasan sirkuit dimulai. Ketika giliran tiba, saya pun memasuki mobil dan sejenak memperhatikan interiornya yang menawan.

Bagian dalam mobil dibagi dalam dua zona, yakni zona pengemudi dan zona penumpang. “Zona kokpit dirancang untuk merangkul pengemudi, sedangkan zona penumpang menciptakan ruang yang nyaman dan lega,“ kata Yanasigawa.

Ketika duduk di kursi pengemudi, saya merasakan kursi yang pas dan nyaman. All-New Mazda2 mengaplikasikan busa tipe urethane di bantalan kursi untuk mengurangi getaran. Ibarat iklan produk furnitur, kalau sudah duduk, lupa berdiri.
Hal ini menciptakan keselarasan antara pengemudi dan kursinya untuk mendapat postur ideal dan mendukung kontrol pengoperasiannya.

“Terkait dengan keselarasan, Anda akan langsung merasakan di saat Anda duduk di kursi All-New Mazda bahwa ia meningkatkan kenyamanan berkendara dengan mengurangi kelelahan fisik dan menambah durasi mengemudi,” papar Kengo Fukushima, Deputy Program Manager All-New Mazda2.

Kemudinya dilengkapi telescopic steering yang memungkinkan pengemudi menyesuaikan kemudi tersebut dengan kondisi tubuh untuk menghasilkan kenyamanan mengemudi. Pedal gas menyerupai pedal organ. Posisi pedal gas dan rem 20 mm lebih ke kanan. Untuk menghidupkan mesin, pengemudi tinggal menekan tombol start di sisi kiri kemudi. Suara mesin terdengar sangat halus. Transmisinya bisa otomatis sekaligus manual. Ketika kita menekan gas, kendaraan melaju sesuai kecepatan yang kita inginkan.

“Mesin lebih responsif yang dapat dengan mudah dioperasikan dan bereaksi sesuai dengan akselerasi yang ingin diciptakan pengemudi,” ungkap Koichi Shinbata dari Powertrain Development Division Mazda Motor Corporation.

Jenis powertrain All-New Mazda2 yang kelak dipasarkan di Indonesia ialah Skyactiv-G 1.5 L. “Konsep Skyactiv-G telah diadopsi oleh produk generasi sebelumnya, seperti Mazda CX-5, Mazda6, dan Mazda3 yang memungkinkan kami mencapai efi siensi pembakaran yang tinggi seperti rasio kompresi tinggi untuk menawarkan kenikmatan berkendara dan konsumsi bahan bakar yang rendah di saat bersamaan,” sambung Shinbata.

Mesin All-New Mazda2 bertenaga maksimum 115 PS pada 6.000 rpm dan torsi maksimal 148 Nm pada 4.000 rpm itu tak hanya cepat dalam urusan akselerasi. Di lintasan lurus, saya mencoba memacunya hingga kecepatan 130 km per jam. Penguji lain bahkan memacunya hingga kecepatan 165 km per jam.

Dalam test drive itu, kami masing-masing melintas sebanyak dua putaran di sirkuit. Uji kendara dilanjutkan dengan membandingkan All-New Mazda2 dengan mobil merek lain sekelasnya. Pertama-tama, saya mengemudikan mobil merek lain di lintasan yang lebih berkelok-kelok. Setelah itu, saya mengemudikan All-New Mazda2. Saya merasakan mengemudi All-New Mazda2 lebih nyaman jika dibandingkan dengan mobil pesaingnya. Tentu saja itu karena Mazda melakukan inovasi-inovasi produk terbarunya itu.

Melalui inovasi eksterior, interior, dan mesin AllNew Mazda2, Mazda ingin menciptakan sebuah jimba ittai. Jimba ittai ialah fi losofi yang diusung untuk perancangan teknik mesin kendaraan atau dalam bahasa Inggris mempunyai arti horse and rider as one.

Bila diterapkan pada mobil, jimba ittai bermakna oneness between car and the driver. “Kami percaya hubungan antara kuda dan penunggang kuda sangat ideal untuk menggambarkan hubungan antara mobil dan si pengendara,” ucap Fukushima.

All-New Mazda2 akan diluncurkan di Indonesia International Motor Show September 2014. Namun, pihak Mazda belum mau mengungkap berapa harganya. “Pokoknya harganya kompetitif,” kata Astri Ariani, Senior Manager Marketing Mazda Motor Indonesia. (Usman Kansong/S-3) Media Indonesia, 28/08/2014, hal 22-23

Mercedes Mendominasi

Untuk ketujuh kalinya di musim balap tahun ini, Nico Rosberg akan mengawali balapan dari posisi start terdepan. Rosberg yang sudah mengoleksi 4 kemenangan dari 11 seri balapan, memimpin dengan 202 poin dan berpeluang untuk makin mengukuhkan posisi di puncak klasemen.

SETELAH sempat gagal merebut posisi tercepat pada latihan bebas ketiga, pembalap Mercedes kembali menunjukkan dominasi pada sesi kualifikasi Grand Prix Belgia di Sirkuit Spa-Franchorchamps, Belgia, Sabtu (23/8). Dua pembalap Mercedes, Nico Rosberg dan Lewis Hamilton, sukses mengklaim dua posisi terdepan di sesi kualifikasi GP Bel gia.
Rosberg memimpin dengan catatan waktu 2 menit 5,591 detik, sedangkan Hamilton berhak membalap di belakang Rosberg setelah di sesi kualifi kasi terpaut 0,228 detik dari rekan satu timnya itu.

Ini menjadi pole position ketujuh bagi Rosberg dan yang keempat secara beruntun dari 12 seri yang sudah digelar musim ini. Pembalap asal Jerman itu pun berpeluang memantapkan dirinya di puncak klasemen pemba lap. Sejauh ini, Rosberg yang sudah me ngoleksi 4 kemenangan dari 11 seri balapan memimpin klasemen dengan 202 poin. Kala berpacu di lintasan yang basah akibat hujan, Rosberg bersaing ketat dengan Hamilton untuk mencetak waktu tercepat. Strategi mengganti ban di sela-sela kualifikasi membuatnya mampu melaju lebih cepat dari Hamilton. “Kami punya mobil yang bagus di sini yang membuat kami memimpin di sepanjang sesi. Kami punya peluang yang baik saat lomba. Saya tidak sabar menantikannya,“ kata Rosberg.

Di belakang duo Mercedes, juara dunia 4 tahun terakhir, Se bastian Vettel (Red Bull), mengklaim posisi ketiga de ngan selisih lebih dari 2 detik dari Rosberg. “Ini merupakan kualifikasi yang penuh tipu daya. Saya coba bertahan, tapi ternyata hujan semakin besar dan membuat saya harus menghe mat pemakaian ban. Sangat ketat di belakang duo Mer cedes. Tapi, lintasan ini cukup rumit, “ kata Vettel. ettel. Di bela kang Vettel hingga posisi 10, berturut turut ada Fernando Alonso, Dan iel Ricciardo, Valteri Bot tas, Kevin Magnussen, Kimi Raikko nen, Felipe Massa, dan Jenson Button.

Cacat Sementara itu, keputusan tim Torro Rosso merekrut pem balap remaja, Max Verstappen, untuk berlomba musim depan mendapat kritikan keras dari juara dunia Formula 1 1997 Jacques Villeneuve.
Mantan pembalap asal Ka nada itu mengatakan adanya sistem lisensi super yang membuat Verstappen bisa masuk dalam F1 menandakan kecacatan dalam sistem perekrutan F1. Pasalnya, Verstappen baru berusia 16 tahun dan baru satu musim berlomba di Formula 3 Eropa, “Lisensi super harusnya berarti sesuatu. Bukan hanya bisa mengendarai mobil hingga 300 km/jam. Ini menandakan ada sesuatu yang salah dalam F1,“ kata mantan pembalap tim Williams itu.

Villeneuve mengatakan bukan hanya talenta yang dibutuhkan untuk merekrut seorang pembalap berlaga di F1.Dibutuhkan pengalaman yang cukup panjang untuk bisa menghasilkan pembalap yang matang di lintasan. Pembalap yang berpengalaman akan membuat pembalap lainnya juga nyaman berlomba. “Keputusan ini akan memiliki dua efek. Yang pertama ialah bisa menghancurkan karirnya. Yang kedua, jika pun ia sukses, F1 akan kehilangan arti pentingnya. Ke depan F1 tidak akan memberikan pelajaran yang bagus bagi semua orang,“ kata Villeneuve.(Autosport/R-2) Media Indonesia, 24/08/2014, halaman 6